OPINI: Gerakan K3 Nasional

Sudirgo

SEBAGIAN BESAR DARI KITA SEPENDAPAT BANGSA INI BERPOTENSI. SEBAGIAN DARI KITA JUGA SEPENDAPAT PENGELOLAANNYA BELUM OPTIMAL. SAMA HALNYA DENGAN UPAYA MELIBATKAN POTENSI INI PADA K3. PERSOALANNYA? KITA BELUM MELIHAT K3 MENJADI FOKUS PERHATIAN. ADALAH TUGAS PEMERINTAH DAN PARA POLITISI YANG SEKARANG BEREBUT KURSI UNTUK FOKUS MENGGERAKKAN POTENSI INI.

3 menyangkut sisi kebijakan dan implementasi. Kebijakan lebih menekankan aspek regulasi, pengawasan dan enforcement. Implementasi menyangkut bagaimana sistem manajemen K3 dilaksanakan secara konsisiten mulai dari organisasi, perencanaan, pelaksana­an, pengawasan, evaluasi dan pelaporan. Yang menarik implementasi juga menyangkut kebijakan, karena di dalamnya ada komitmen perusahaan yang diterjemahkan dalam komitmen top manajemen. Dalam sistem manajemen K3, komitmen menjadi pilar penting pelaksanaan K3 di perusahaan. Bagaimana kebijakan top manajemen atas pelaksanaan K3 di perusahaannya. Bagaimana kebijakan ini diawasi dan ditegakkan, dst. Itu artinya pemimpin tertinggi baik dalam scope perusahaan maupun Negara adalah simbol terpenting dalam upaya penerapan K3 di Indonesia.

Persoalan-persoalan yang menghimpit K3 telah melahirkan implikasi bagi upaya perlindungan pekerja, K3 menjadi isu yang kurang mendapat perhatian dari bangsa ini. Berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan, setiap hari ada 9 orang yang meninggal akibat. Baca Selanjutnya.