LAPUT: Mendorong Gerakan K3 Nasional

Katiga BANYAKNYA PERSOALAN K3 TELAH MENGANTARKAN BERBAGAI UPAYA MEREDUKSINYA MENJADI SEBUAH SEMANGAT PERBAIKAN. DIPERLUKAN LANGKAH NYATA DAN KEPEDULIAN DALAM MENYIKAPI PERSOALAN ITU, JANGAN SAMPAI TERJEBAK PADA PENGUAT WACANA YANG TIADA UJUNG PANGKALNYA. KEPEDULIAN DAN BERHARAP ADA LANGKAH NYATA ITU DIWUJUDKAN MAJALAN KATIGA DENGAN MENGGELAR SEMINAR K3 BERTAJUK MEMBEDAH PERSOALAN K3. Dunia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat ini menghadapi tantangan persoalan serius. Pelaksanaan dan penanganan isu K3 masih bermasalah. Salah satu tantangan K3 terbesar adalah optimalisasi peran lembaga Tripartite (Pemerintah, Pengusaha, dan Pekerja) yang ada kesan saling menyalahkan. Peran legislatif juga masih setengah hati, padahal insan K3 berharap banyak dari lembaga ini. Ego sektoral juga banyak menimbulkan masalah di tingkat implementasi. Law enforcement lemah, banyak kasus kecelakaan yang selesai hanya pada tingkat asuransi saja, dan lain-lain. Faktor lain adalah bahwa isu K3 dipahami sebagai intangible issue. Dampak dari pelaksanaan K3 itu tidak bisa dirasakan secara langsung, hanya bisa dirasakan ketika sudah terjadi kecelakaan. Artinya, harus ada upaya penyadaran pemahaman yang tidak gampang. Langkah preventifharus dilakukan dengan tepat dan terukur. Regulasi yang mengikat, pemahaman yang bersifat persuasif edukatif dan lain-lain. Dari sisi ekonomi, Indonesia juga digerogoti baik langsung atau tidak langsung mencapai trilyunan. Baca Selanjutnya.