PROFIL: Publik Berhak Tahu Kecelakaan Kerja

Rudiyanto Katiga Rudiyanto / Presiden Direktur PT Biro Klasifikasi Indonesia Persero (BKI)

DI INDONESIA KECELAKAAN KERJA MENJADI BARANG TABU UNTUK DIKETAHUI PUBLIK, KALAU DI NEGARA-NEGARA LAIN MASYARAKAT BERHAK TAHU DAN NEGARA MEMBERI AKSES INFORMASI SELUAS-LUASNYA. TUJUAN NEGARA ADALAH KECELAKAAN BISA DIJADIKAN SEBAGAI ‘LESSON LEARN’.

Setidaknya itulah salah satu ungkapan penting dalam bincang-bincang dengan Rudiyanto, Direktur Utama Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Sosok yang satu ini bukan orang baru di dunia K3 dan selalu menggali kedalaman K3 melalui berbagai sisi keilmuan, jasa audit serta best practices. Malang melintang di dunia safety membuat Rudiyanto tidak puas dengan ilmu yang dimiliki, dia terus belajar bahkan pernah belajar lama di luar negeri untuk mengasah ilmu safety.

Saat ditanya mengenai pandangannya tentang K3, pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Komersial PT Sucofindo, mengatakan, bahwa K3 seharusnya tidak hanya berada di sektor formal saja, tetapi harus juga diterapkan di sektor informal. Menurutnya, ‘vocal right’ untuk K3 bidang safety di tataran masyarakat secara umum masih kurang.

“K3 publik kita masih lemah, masih belum mendalam dan dapat dikatakan K3 di negeri ini hanya di ranah industri saja,” ungkapnya, itu pun masih sebagian kecil industri. Contoh yang ia sebut seperti K3 belum menjadi bagian kurikulum SD (Sekolah Dasar), penanaman jiwa safety belum ada. Seharusnya hal-hal simpel tentang K3 sudah diketahui masyarakat luas sejak dini. “Maka dari itu nilai-nilai K3 sudah harus ditanamkan sejak dini. Jika tidak, akan berakibat public safety di negeri ini tidak berjalan dengan baik,” tandas alumnus Teknik Perminyakan Universitas Pembangunan Nasional (UPN).

Arti safety harus dipahami dahulu secara mendalam, baru diterapkan. Jadi menurutnya, tidak hanya tenaga kerja formal saja yang harusnya memahami tentang safety, tetapi pekerja informal pun harus menerapkan safety. Untuk itu tingkat awareness terhadap K3 harus ditingkatkan mulai dari sekarang. Baca Selanjutnya.