WAWANCARA: Di Ujung Pengabdian

Wawancara 59

AKHIR BULAN JANUARI 2016 DR. IR. WALUYO AKAN MENGAKHIRI JABATANNYA SEBAGAI KETUA DEWAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA NASIONAL (DK3N). JABATAN YANG DIEMBANNYA SELAMA EMPAT TAHUN ITU AKAN DITINGGALKAN, TETAPI JIWA DAN BUDAYA K3 YANG TERTANAM SEJAK KECIL, TIDAK AKAN DITINGGALKAN. 

Di penghujung masa jabatannya sebagai Ketua Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N), Dr. Ir. Waluyo saat ini menjadi komisioner di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sesuai dengan Perpres Nomor 90/2015, sebelumnya juga sebagai salah seorang Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pernah menjabat sebagai Direktur Umum dan SDM Pertamina juga penggagas Tim Independen Pengawas Keselamatan Migas.

Ditemui di kantor barunya, Jl. MT Haryono Kav. 52-53, Pancoran, Jakarta, ia banyak bercerita tentang pengalaman dan pandangan kritis aspek K3. “Ini jiwa saya dan kecintaan saya pada K3,” demikian awal pembuka perbincangan Katiga dengan pria yang dikenal dengan kecepatan merespon persoalan ini. Anda baru menjabat dalam satu periode, apakah tidak ingin memimpin dewan ini satu periode lagi?

Saya tidak akan memperpanjang lagi jabatan sebagai Ketua DK3N, biar teman-teman lain yang ngurusi masalah ini. Sebab, saya sekarang lebih fokus pada jabatan baru saya yang dipercayakan oleh negara kepada saya. Ini sama pentingnya, untuk negara.

Sekarang ini saya adalah satu di antara tujuh orang yang dipilih Presiden sebagai anggota Komisioner dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Tugas di KASN adalah menjaga netralitas mengawasi pelaksanaan norma dasar, kode etik, dan kode perilaku ASN, serta menjamin pelaksanaan sistem merit dalam perumusan Kebijakan dan Manajemen ASN pada Instansi Pemerintah. Dan, Komisi ASN melaporkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenangnya, termasuk yang berkaitan dengan kebijakan dan kinerja ASN paling kurang 1 (satu) kali pada akhir tahun kepada Presiden.

Baca Selanjutnya