Laporan Utama : Ajang Gengsi Yang Perlu Greget

Web Laput 64Gengsi sebuah perusahaan tak hanya tercermin secara fisik dari kemewahan gedung beserta fasilitasnya, melainkan lebih tampak pada pengakuan dan penghargaan yang diberikan oleh pihak independen atas prestasi dan keunggulan produk atau jasanya yang luar biasa.

Sebut saja misalnya piala Oscar untuk karya film terbaik dunia yang mengangkat gengsi film beserta aktor-aktris dan sutradaranya dan berdampak besar pada pemasarannya. Di skala nasional, penghargaan Top Brand senantiasa diabadikan di kemasan produk sebagai indikator gengsi dan kehebatannya. Lantas, bagaimana dengan SMK3 Award? KATIGA menyajikannya dalam Liputan Utama edisi ini.

Malam PenghargMenakeraan K3 di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu  19 Juli 2017 menjdi sebuah momen historis tersendiri bagi utamanya para pemenang penghargaan. Dalam sambutannya, Menaker RI Muhamad Hanif Dakhiri mengatakan, “Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saya anggap penting mengingat perkembangan tenaga kerja secara nasional yang mempunyai hubungan erat mengenai isu-isu ketenagakerjaan.”

Penghargaan K3 kali ini adalah untuk periode Juni 2016 sampai Juni 2017, meliputi penghargaan kecelakaan nihil, penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV-Aids (P2HIV-Aids) di tempat kerja, pembina K3 dan pemeduli P2HIV-Aids di tempat kerja.

Penghargaan tersebut turut menunjukkan kepada dunia bahwa kemajuan perekonomian Indonesia yang meningkat dari 4,88 % di tahun 2015 menjadi 5,02 % di tahun 2016, didukung antara lain dengan kondisi ketenagakerjaan yang mengalami perkembangan signifikan yang layak diapresiasi.

Penghargaan kecelakaan nihil tahun ini diberikan kepada 901 perusahaan, berdasarkan penilaian secara berjenjang dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Pusat. Wakil penerima penghargaan kecelakaan nihil sebanyak 75 perusahaan sesuai dengan urutan terbaik. Jumlah peLaput 02rusahaan yang mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil tahun 2015 sebanyak 956 perusahaan, 2016 sebanyak 848 perusahaan, mengalami penurunan sebesar 11% dan di tahun 2017 sebanyak 901 perusahaan mengalami peningkatan sebesar 5,8%. Anugerah K3 diselenggarakan sejak 1984. Hingga sekarang 8.200 perusahaan menerima penghargaan kategori kecelakaan nihil. Dari tahun ke tahun, insiden kecelakaan kerja terus menurun.

Untuk penghargaan SMK3 tahun ini diberikan kepada 1.220 perusahaan yang telah menerapkan SMK3 berdasarkan evaluasi laporan audit yang dilakukan oleh Lembaga audit SMK3. Penghargaan program pencegahan HIV-Aids di tempat kerja, diberikan kepada 102 perusahaan. Penghargaan pemeduli P2HIV-Aids di tempat kerja. diberikan kepada dua karyawan dari PT Pertamina (Persero) RU IV Cilacap. Sedangkan penghargaan pembina K3 kepada 17 Gubernur untuk tahun ini yaitu Gubernur Jawa Timur, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Bali, Lampung, Riau, Nangroe Aceh Darussalam, dan Daerah Istimewa Jogjakarta.

Baca Selanjutnya