PROFIL: Mewujudkan Indonesia Berbudaya K3

Profil WEB 66 AWARENESS ITU NILAINYA LEBIH TINGGI DARI SEKEDAR TAHU SAJA. ORANG BOLEH BERPENGETAHUAN TENTANG K3 TAPI KALAU KESADARAN ATAU AWARENESSNYA TIDAK ADA, MAKA ORANG ITU TIDAK AKAN MELAKSANAKAN.

Sepenggal komentar bermakna Inspektur Jenderal Polisi Drs. Sugeng Priyanto, SH, MA, Direktur Jenderal  Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan beberapa waktu lalu mengawali bincang-bincang dengan KATIGA di ruang kerjanya, Gedung Kemnaker lantai 7, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta.

Menyadari pentingnya awareness, pria dengan latar belakang dunia kepolisian ini, menekankan pentingnya promosi dan pembinaan dalam menuju kemandirian ber-K3. “Jangan mengandalkan pengawas saja. Nanti kalau nggak ada pengawas tidak pakai APD, tidak mengikuti prosedur atau system manajemen K3,” ungkapnya. Padahal, jumlah pengawas ketenagakerjaan sangat kecil jika dibanding dengan obyek yang diawasi.

“Secara keilmuan K3 didefinisikan sebagai ilmu dan penerapan teknologi pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Dengan pengertian tersebut apapun upaya untuk memberikan jaminan bagi setiap tenaga kerja agar tidak mengalami kecelakaan atau penyakit akibat kerja di tempat kerja sudah bisa dikatakan telah menerapkan K3,” jelas pria yang dilantik menjadi dirjen pada 22 September 2017 lalu.

Pria yang lahir di Purbalingga 56 tahun lalu ini mengatakan, secara filosofi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) didefinisikan sebagai upaya dan pemikiran dalam menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani ataupun rohaniah manusia pada umumnya dan tenaga kerja pada khususnya serta hasil karya dan budaya yang dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Perkembangan pelaksanaan K3 di Indonesia dimulai sejak 1984 dengan diterbitkannya Kemnaker No. 13/Men/1984 tentang Pola Kampanye Nasional K3. Hingga tahun 1992, pemerintah bersama-sama pemangku kepentingan telah melakukan upaya yang intensif untuk memasyarakatkan K3 melalui Kampanye Nasional K3 selama 1 bulan dimulai tanggal 12 Januari sampai dengan 12 Februari yang selanjutnya dikenal dengan Bulan K3 Nasional.

Baca Selanjutnya