LIPUTAN KHUSUS : Apresiasi di Tahun Politik

Lipsus 67SUASANA PENGHARGAAN K3 TAHUN INI BERBEDA DARI TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA. MENTERI KETENAGAKERJAAN TIDAK HADIR. SEMENTARA PEMBERIAN PENGHARGAAN DILAKUKAN SECARA SIMBOLIK OLEH SEKJEN.

Seperti tahun sebelumnya penghargaan K3 2018 ini dihadiri oleh ribuan orang, terdiri dari para pimpinan perusahaan, direktur, profesional K3 dan pejabat daerah yang mewakili perusahaan penerima penghargaan SMK3, Zero accident, pembina K3, penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS) di tempat kerja serta untuk pertama kali penghargaan pemeduli HIV-AIDS di tempat kerja.

Kiranya tepat kalau ada istilah di atas langit masih ada langit. Apa boleh buat, Kementerian boleh merencanakan namun kenyataan berbeda, Menaker tidak bisa hadir dalam acara penghargaan K3 yang terbilang akbar ini. Para penerima penghargaan yang semula berharap bisa bersalaman dengan Menaker Hanif Dhakiri harus menelan kekecewaan. Kasak-kusuk para penerima penghargaan pun menyeruak. Banyak yang mengaitkan dengan suasana politik yang terjadi akhir-akhir ini.

Seperti mengutip dari salah satu peserta, I Wayan Sukerena Supervisor K3 dari Bali, “Malam penganugerahan K3 adalah salah satu bentuk apresiasi dari pemerintah atas kerjasama perusahaan yang telah berkomitmen dan berhasil melaksanakan program K3, sehingga beberapa pucuk pimpinan perusahaan hadir untuk menerima penghargaan. Namun, sayang sekali dalam acara serah terima penghargaan dari perusahaan tidak semua bisa menerima di atas panggung sedangkan mereka berharap ada dokumen foto yang bisa dijadikan kenangan atas keberhasilan perusahaan bidang K3,” ungkapnya.

Kalau model penerimaan penghargaan sistim perwakilan begitu, buat apa sampai pimpinan perusahaan hadir ‘kan lebih baik sertifikat dikirim lewat dinas tenaga kerja masing-masing daerah, lanjut I Wayan yang hadir bersama pimpinannya GM IP UP Bali. Menurut Dirjen Binwasnaker dan K3 Irjen Drs. Sugeng Priyanto, SH, MA dalam sambutan di acara yang dihelat di Birawa Room Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis malam, 9 Agustus 2018 menyatakan bahwa acara penghargaan ini merupakan bentuk komitmen untuk menyosialisasikan dan menambah gaung K3 serta sebagai bentuk apresiasi dan bentuk pemberian reward. Permenaker No. 1 Tahun 2007 terkait pelaksanaan pemberian penghargaan menjadi dasar utama dan alasan mutlak mengapa pemberian penghargaan ini terus dilakukan setiap tahunnya.

Baca Selanjutnya