LIPUTAN PT ANGKASA PURA I: Membidik Jadi yang Terbaik

4. Liputan AP1 69BUKAN SEKADAR OPERATOR PENGELOLA BANDARA, LEBIH DARI ITU, ADA MISI UTAMA YAKNI MENDUNIA DALAM KESELAMATAN KERJA.

Sekilas awal perjalanan PT Angkasa Pura (Persero) adalah dimulai di masa pemerintahan presiden Soekarno yang berkeingin­an mempunyai bandara setara dengan negara maju. Setelah melalui masa transisi selama dua tahun, terhitung sejak 20 Februari 1964–saat itu bernama PN Angkasa Pura Kemayoran resmi mengoperasikan Pelabuhan Udara Kemayoran Jakarta dari Pemerintah RI yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi perusahaan. Selanjutnya, berbagai penghargaan lokal maupun internasional dalam berbagai kategori pengelolaan bandara pun berhasil diraihnya.

Saat ini, PT Angkasa Pura I (Persero) (AP I) mengelola 13 (tiga belas) bandara di Indonesia, yaitu: Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor  Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto  Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok , Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara El Tari Kupang.

Mengelola berbagai bandar udara (bandara) di Indonesia, tentunya bukan hal mudah bagi AP I. Di simpul ini, dibutuhkan integritas, kedisiplinan dan sikap tegas khususnya dalam hal keselamatan kerja. Bisa dibayangkan, betapa ramai dan hiruk-pikuk-nya aktivitas di sebuah bandara. Seperti halnya, lalu-lalang penum­pang, datang dan perginya pesawat, serta berbagai aktivitas lain yang membutuhkan perhatian dan konsentrasi tingkat tinggi. Melibatkan banyak orang dalam melaksanakan tugas sehari-hari, maka AP I bisa diibaratkan sebagai rumah besar dengan tanggung jawab besar.

Baca Selanjutnya