LIPUTAN KHUSUS: Menempatkan K3 Sebagai 'Value' dan 'Image' Perusahaan

1. Lipsus ADHIIMPLEMENTASI QHSE DI ADHI KARYA MENINGKAT TERUS MENERUS DAN DILAKUKAN SECARA KONSISTEN HINGGA MENJADIKAN K3 SEBAGAI SUATU BUDAYA PERUSAHAAN. SEMUA BISA DICAPAI TAK LEPAS DARI KOMITMEN TOP MANAJEMEN DAN PARTISIPASI AKTIF PARA KARYAWAN.

Usia boleh saja terus merambat, namun “pesona” tak boleh melambat. Ungkapan ini sangat pas jika dikenakan pada sosok Budi Harto, laki-laki asal Boyolali yang sebentar lagi akan menapak ke usia 61. Lihat saja, ia masih tetap energik, penuh aktivitas, tampak lebih muda, dan kini, dipercaya menjadi orang nomor satu perusahaan konstruksi papan atas Indonesia, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Laki-laki kelahiran 11 September 1959 ini, mengawali karirnya di perusahaan kontraktor yang sahamnya dimiliki pemerintah, setelah lulus tahun 1983 dari Fakultas Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. “Hanya dalam waktu 3 bulan setelah lulus saya sudah mendapat pekerjaan di beberapa tempat,” kenang ia. Tidak hanya di pemerintahan, melainkan juga perusahaan swasta dan BUMN. Akhirnya ia memilih BUMN sebagai pelabuhannya. “Karena keinginan mengaplikasikan ilmu yang saya peroleh di FT UNS, maka saya pilih PT Wijaya Karya (WIKA),” ujar Budi.

Budi HartoSejak bekerja dari 1984-1999, ia telah ditugaskan ke berbagai proyek perusahaan. Di tengah kesibukannya itu, ia pun terus menimba ilmu dengan mengambil studi magister manajemen di Universitas Gadjah Mada, dan lulus 1997. Tahun 1999-2002 ia menjabat sebagai Kepala Cabang Jawa Timur, Bali, NTT dan NTB. Dalam kesempatan ini, lagi, Budi Harto berhasil menambah satu lagi gelar magister psikologi dari Universitas Tujuh Belas Agustus, Surabaya, tahun 2002. Tahun 2002-2006, menjabat sebagai Manajer Divisi Sipil Umum, dan General Manajer Operasi (2006-2008).

Berkat kerja kerasnya Budi terus memetik hasilnya yang manis, ia menduduki berbagai posisi penting di PT Wijaya Karya Tbk. Sebagai Direktur Operasional I pada 2013 hingga 2015. Sebelumnya, antara lain ia pernah menjadi Komisaris Utama PT WIKA Intrade (2008-2009), Presiden Komisaris PT WIKA Gedung (2009-2010) dan Direktur Operasi I WIKA Gedung (2008-2013). Setelah menjadi Wakil Direktur Utama PT WIKA (2015-2016) pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberinya tugas yang lebih besar lagi yakni sebagai Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk., sejak 8 April 2016 hingga kini.

 

Komitmen Penuh pada K3

Sentuhan tangan dingin Budi membuat kinerja Adhi Karya semakin moncer, termasuk di dalamnya bidang K3. Proyek-proyek besar pun berhasil dimenangkan. Di satu sisi, ini menjadi kebanggaan yang patut disyukuri, namun di sisi lain, risiko ancaman kecelakaan kerja juga musti dihadapi. Bagaimana sang dirut ini bersikap?

Baca Selengkapnya.